Perbedaan antara SHM dan HGB yang harus kamu ketahui | Metaproperty.co.id

Ini nih Perbedaan antara SHM dan HGB Yang Harus Kamu Ketahui!

702
Perbedaan antara SHM dan HGB yang harus kamu ketahui

Ini nih Perbedaan antara SHM dan HGB Yang Harus Kamu Ketahui! - Masih banyak orang yang tidak mengetahui informasi seputar pembelian rumah yang harus diketahui. Salah satunya adalah mengenai sertifikat rumah yang akan dibeli. Sebenarnya, sangat penting bagi kita untuk bisa membedakan sertifikat dari setiap properti yang dibeli karena sangat berkaitan dengan legalitas dan status kepemilikannya.

Umumnya, terdapat 2 jenis legalitas sertifikat properti yakni SHM dan HGB. Nah, bagi kamu yang sedang ingin membeli rumah, jangan lupa untuk memastikan status sertifikat dari rumah yang akan anda beli.

Sayangnya, banyak orang yang sulit membedakan antara SHM dan HGB. Perlu diketahui, mengetahui perbedaan keduanya sangat penting agar kedepannya tidak terjadi masalah yang tidak diinginkan terkait dengan legalitas dan surat kepemilikan properti.

Baca Juga :

Ini nih perbedaan antara SHM dan HGB yang harus kamu ketahui

SHM (Sertifikat Hak Milik)

SHM (Sertifikat Hak Milik) merupakan sertifikat kepemilikan atau hak atas sebuah tanah yang paling tinggi tingkatannya. Hal ini dikarenakan setiap pemegang atau pemilik SHM mempunyai kekuasaan penuh terhadap suatu tanah yang sudah tercantum pada sertifikat dan tidak memiliki batasan waktu.

Dengan begitu, setiap pemegang SHM tidak dapat diganggu oleh orang lain yang mengklaim kepemilikan. Nah, perlu anda ketahui, rumah yang dibeli dengan menggunakan metode KPR biasanya hanya memiliki 2 jenis sertifikat kepemilikan yakni SHM dan HGB.

HGB (Hak Guna Bangunan)

HGB (Hak Guna Bangunan) merupakan jenis sertifikat yang biasanya dimiliki oleh bangunan yang bersifat komersial seperti apartemen ataupun perumahan. Biasanya para developer kebanyakan menggunakan sertifikat HGB pada proyek-proyeknya.

HGB (Hak Guna Bangunan) sendiri adalah suatu kewenangan atau hak yang diberikan oleh pemerintah untuk bisa menggunakan lahan yang bukan miliknya. Jangka waktu untuk menempati lahan tersebut adalah 30 tahun, namun tetap dapat diperpanjang hingga maksimum 20 tahun.

Oleh karena itu, bagi anda yang sedang berencana untuk membeli rumah, jangan lupa untuk memastikan rumah yang anda beli memiliki status diantara kedua sertifikat tersebut. Itulah perbedaan antara SHM dan HGB yang harus kamu ketahui. Semoga bermanfaat!