Para Pengembang Tetap Optimistis Bahwa Properti akan Bergairah di Tahun Politik | Metaproperty.co.id

Para Pengembang Tetap Optimistis Bahwa Properti akan Bergairah di Tahun Politik

228
Para Pengembang Tetap Optimistis Bahwa Properti akan Bergairah di Tahun Politik

Para Pengembang Tetap Optimistis Bahwa Properti akan Bergairah di Tahun Politik - Banyak orang memperkirakan bahwa memasuki tahun politik 2018 dan 2019 ini akan memicu ketidakpastian pada kondisi bisnis properti. Namun nyatanya, semua kalangan masih tetap optimis bahwa pasar hunian di Indonesia akan tetap stabil.

Setelah pilkada serentak di 171 wilayah di Tanah Air, kemudian menyusul juga pilpres tahun depan. Pesta demokrasi serta aktivitas politik yang sedang menghangat ini dikhawatirkan dapat mempengaruhi bisnis properti. Tapi hal itu telah terbukti dengan adanya dukungan dari pemerintah yang positif, perekonomian yang membaik, serta situasi politik stabil. Industri properti sepertinya tidak mempengaruhi.

Kepala Departemen Riset Savills Indonesia, Anton Sitorus menuturkan bahwa tahun politik seperti sekarang ini sudah wajar apabila masyarakat mengurungkan niat untuk membeli properti ataupun berinvestasi. Ini dikarenakan kondisi keamanan dan perekonomian sedang sulit di prediksi.

Terhambatnya dunia properti ini tidak bisa terelakkan karena hal ini sudah terjadi beberapa tahun ke belakang, jadi masih bisa di maklumi. Salah satu jenis properti yang paling terdampak pada tahun politik adalah perkantoran. Menurut data Sivills Indonesia, kuartal 1/2018 tingkat kekosongan perkantoran di kawasan CBD meningkat 22,4% dibandingkan dengan kuartal IV/2017 sebesar 21,5%

Anton memperkirakan tingkat kekosongan di CBD ini akan terus naik dan mencapai puncaknya pada tahun 2019. Setelah itu, maka akan turun. Bagi pengembang, menurut dia sekarang saatnya untuk merencanakan ulang proyek properti agar ketika tahun politik sudah lewat, hunian yang dikembangkan sudah siap diterima di pasar.

Anton mengatakan bahwa perencanaan proyek tidak sebentar, mulai dari konsep, lokasi prospektif, perizinan maupun sumber dana pembangunan, jadi ini adalah waktu yang tepat untuk memikirkan semua hal itu lebih dalam.

Sementara itu, Vice President Realty PT PP Properti Tbk, Tjakra D Puteh mengakui bahwa gejolak bisnis properti tetap ada di tahun politik ini. Walau begitu, pihaknya tetap optimis bila kedepannya usaha properti bakal tetap berjalan mulus. Ia mengatakan tersebut karena sejumlah proyek properti yang dibangun oleh PT PP Properti Tbk di beberapa daerah selalu banyak diincar oleh pembeli dan tetap laris manis, sehingga bisa menjadi sarana investasi yang menguntungkan.

Hal ini juga diungkapkan oleh President Director Summarecon, Adrianto P Adhi. Pihaknya tetap memandang positif mengenai prospek bisnis properti di tahun 2018 karena berlangsungnya pilkada serentak sekaligut di susul dengan pilpres pada tahun 2019 mendatang. Adrianto tetap optimis bahwa Summarecon bisa meradaptasi dengan kondisi pasar sekarang ini, ia menargetkan penjualan tahun 2018 sebesar Rp 4 Trilliun atau kenaikkan sebesar 12% dibandingkan tahun 2017.

Ia berharap bahwa target tersebut bisa tercapai dengan dibukanya lokasi pengembangan baru di Makassar yang akan menjadi lokasi pengembangan keenam oleh Summarecon