Nilai Plus dan Minus Dalam Berinvestasi Tanah | Metaproperty.co.id

Nilai Plus dan Minus Dalam Berinvestasi Tanah

222
Nilai Plus dan Minus Dalam Berinvestasi Tanah

Nilai Plus dan Minus Dalam Berinvestasi Tanah - Jika sedang membicarakan investasi, tentu erat kaitannya dengan keuangan dan ekonomi. Tak jarang juga investasi disebut dengan penanaman  modal. Memang benar investasi menjanjikan keuntungan bagi investor, namun tetap dibutuhkan kejelian dalam melihat peluang investasi yang tepat.

Salah satunya adalah dengan mengetahui apa saja nilai plus dan minus dari jenis investasi yang akan dilakukan. Jenis investasi yang ada saat ini juga cukup beragam. Mulai dari investasi emas, perhiasana, mata uang asing, deposito, saham, obligasi, barang antik, hingga properti.

Salah satu investasi yang paling menguntungkan dan menjanjikan adalah investasi properti. Nah bagi anda yang tertarik untuk berinvestasi di bidang properti terutama tanah, terdapat beberapa hal yang harus anda perhatikan terutama legalitas dari tanah tersebut. Setelah legalitas aman, barulah anda harus ketahui apa saja nilai plus dan minus dari berinvestasi tanah. Penasaran? Yuk simak penjelasannya berikut ini!

Berikut nilai plus dan minus dalam berinvestasi tanah

Nilai plus berinvestasi tanah

Sangat menjanjikan

Perlu diketahui, harga tanah setiap tahunnya terus meningkat. Bahkan persentasenya dapat mencapai 20-25% setiap tahunnya. Hal inilah yang membuat tanah menjadi salah satu investasi yang sangat menjanjikan dan cocok bagi pemula.

Memiliki return dan capital gain yang tinggi

Tanah sendiri termasuk jenis properti yang memiliki nilai return dan capital gain yang tinggi. Dalam berinvestasi tanah, sebaiknya jangan dijual dalam waktu singkat. Sebaiknya tunggu sampai harga tanah naik signifikan baru dijual. Biasanya kenaikan harga properti seperti tanah akan sangat terasa setelah 5 tahun.

Perawatan yang murah

Untuk sekedar tanah kosong, perawatannya memang tergolong cukup mudah dan tidak memerlukan biaya yang besar. Hal ini jelas berbeda jika dibandingkan dengan properti seperti rumah dan lainnya yang membutuhkan biaya perawatan yang tidak sedikit tiap tahun.

Memiliki nilai tambah

Jika tanah yang dimiliki dikembangkan, anda bisa mendapatkan keuntungan lebih. Anda bisa menjadikan tanah tersebut menjadi perumahan kecil atau cluster. Bahkan anda bisa menjadikannya sebagai ruko apabila lokasinya cukup strategis.

Permintaan bertambah

Perlu diingat, lahan tinggal tidak akan terus bertambah sedangkan permintaan akan terus meningkat setiap tahunnya. Karena persediaan tanah yang semakin menipis dan permintaan akan tanah semakin meningkat, otomatis penawaran harga dari tanah juga akan semakin tinggi.

Nilai minus berinvestasi tanah

Minim income

Pada umumnya investasi tanah kosong tidak dapat menghasilkan income sedangkan investasi rumah atau apartemen dapat menghasilkan income dengan disewakan. Namun jika anda jeli, anda bisa menjadikan tanah kosong menjadi ruang untuk bisnis tambahan seperti kebun sayur, lahan parkir atau taman untuk pesta pernikahan.

Sulit dicairkan

Berbeda dengan emas yang mudah dicairkan dalam waktu singkat, investasi tanah sangat sulit untuk dicairkan menjadi uang dalam waktu singkat.

Perlu modal besar

Meski harga tanah relatif lebih murah jika dibandingkan dengan rumah atau apartemen, namun kebanyakan harga tanah terutama dilokasi strategis memiliki banderol harga yang sangat tinggi.

Menguras pengeluaran

Jika pengelolaan tidak bagus dan tidak produktif, berinvestasi tanah kosong malah dapat menguras pengeluaran anda. Hal ini dikarenakan anda harus membayar pajak, biaya perawatan dan penjagaan. Karena jika tidak diberi batas seperti pagar, tanah kosong kerap disalahgunakan oleh pihak lain.

Itulah nilai plus dan minus dalam berinvestasi tanah. Semoga bermanfaat!