Kabar Gembira bagi Industri Properti ; BI Pangkas Bunga dan DP KPR | Metaproperty.co.id

Kabar Gembira bagi Industri Properti ; BI Pangkas Bunga dan DP KPR

105
Kabar Gembira bagi Industri Properti ; BI Pangkas Bunga dan DP KPR

Kabar Gembira bagi Industri Properti ; BI Pangkas Bunga dan DP KPR -  Kemarin Bank Indonesia (BI) menurunkan suku bunga acuannya sebesar 25 basis poin menjadi 5,25%.  Selain itu BI juga mengeluarkan kebijakan makroprudensial dengan menurunkan uang muka (Down Payment/DP) kredit properti dan kepemilikan kendaraan bermotor.Keputusan Bank Indonesia (BI) memangkas suku bunga acuan BI 7-Day Repo Rate dinilai akan menguntungkan industri properti. Sebab, penurunan tingkat bunga itu akan mendorong konsumsi masyarakat terus meningkat, termasuk properti.

Penurunan suku bunga acuan oleh BI ini dilakukan untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi domestik. Kebijakan ini sebetulnya diharapkan bisa berimbas pada industri properti karena bank-bank secara bertahap akan menurunkan tingkat bunga kredit. Dengan demikian, masyarakat bisa mengakses pembiayaan dari perbankan untuk berinvestasi di industri properti dengan tingkat bunga yang lebih rendah.

Bank Indonesia (BI) mengeluarkan kebijakan pelonggaran loan to value atau finance to value (LTV/FTV) untuk kredit pembiayaan properti dan kendaraan bermotor. Aturan ini akan mulai berlaku mulai 2 Desember 2019 mendatang. Pelonggaran rasio LTV/FTV untuk pembiayaan properti dilonggarkan menjadi 5%. Sedangkan untuk kendaraan bermotor pada kisaran 5 hingga 10%.

Tak hanya itu, khusus kendaraan bermotor yang berwawasan lingkungan keringan uang muka menjadi hanya 5% saja. Selain kendaraan bermotor, BI juga memberikan tambahan keringan rasio LTV dan FTV untuk kredit atau pembiayaan properti.

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan pelonggaran LTV ataupun uang muka untuk kendaraan bermotor dan properti bertujuan untuk menumbuhkan kredit perbankan. Khususnya dalam pembiayaan bermotor baik dari sisi suplaynya maupun demand.

Sumber : CNBC Indonesia, Okezone.com