Jenis-jenis Sistem Pembayaran Rumah Yang Harus Kamu Ketahui

174
Jenis-jenis Sistem Pembayaran Rumah Yang Harus Kamu Ketahui

Jenis-jenis Sistem Pembayaran Rumah Yang Harus Kamu Ketahui - Mencari rumah bersama pasangan tercinta tentu menjadi momen yang sangat menyenangkan. Apalagi kalau anda menemukan rumah dengan fasilitas oke namun harga dan DP yang murah. Tentu tinggal lanjutkan ke proses pembayaran.

Nah, di proses pembayaran, biasanya terdapat pilihan sistem pembayaran yang bisa dipilih. Anda bisa memilih antara membayar rumah dengan tunai ataupun secara kredit. Apabila selisih antara suku bunga dengan deposito lebih dari 5%, sebaiknya belilah rumah secara tunai. Namun jika selisih suku bunga deposito dengan KPR antara 3-5%, sebaiknya belilah rumah secara soft cash atau kredit.

Nah, sistem pembayaran rumah sendiri ada 3 yakni,KPR (Kredit Pemilikan Rumah), tunai keras dan tunai bertahap. Bagi kalian yang bingung akan perbedaan ketiganya, yuk simak pengertiannya berikut ini!

Baca Juga : Kriteria Rumah Yang Bisa Dimiliki Melalui BPJS Ketenagakerjaan

Berikut jenis-jenis sistem pembayaran rumah yang harus kamu ketahui

KPR (Kredit Pemilikan Rumah)

KPR (Kredit Pemilikan Rumah) merupakan program pembiayaan rumah dengan skema pembiayaan hingga 90% dari harga rumah. Program KPR sendiri disediakan oleh pihak bank. Saat ini juga kebanyakan developer rumah sudah bekerja sama dengan pihak bank guna mempermudah proses KPR.

Untuk mengajukan permohonan KPR sendiri dapat dilakukan dengan mengisi formulir dan melunasi uang muka atau DP. Anda juga harus melengkapi berbagai dokumen seperti fotokopi KTP, akta nikah atau cerai, KK, surat keterangan WNI bagi WNI keturunan, dokumen kepemilikan agunan (SHM, IMB, PBB), slip gaji, surat keterangan bekerja, buku rekening yang menampilkan kondisi keuangan 3 bulan terakhir, dokumen rambahan bagi wiraswasta atau profesional, bukti transaksi keuangan usaha, NPWP, SIUP, surat izin usaha, dan TDP (Tanda Daftar Perusahaan).

Baca Juga : Perhatikan Hal Ini Bila Anda Ingin Bangun Rumah Sendiri!

Tunai keras

Tunai keras merupakan sistem pembayaran rumah yang dibayarkan secara langsung atau paling lambat 1 bulan setelah kesepakatan antara pembeli dan developer. Cara yang satu ini juga cukup menguntungkan karena kebanyakan developer akan memberikan promo atau potongan harga sebesar 10-15%. Anda bahkan tidak perlu pusing-pusing membayar cicilan setiap bulannya.

Tunai bertahap

Jika tidak sanggup membayar rumah sekaligus atau secara tunai keras, cara mencicil pada developer atau tunai bertahap bisa menjadi solusi yang tepat. Cara ini juga tidak akan terpengaruh fluktuasi bunga bank.

Waktu pembayaran tunai bertahap juga beragam antara 6-24 bulan dengan bunga yang telah ditetapkan oleh pihak developer. Karena jangka waktu cicilan yang terbilang singkat, maka uang DP yang harus dibayarkan juga cukup besar yakni 30-50% dari harga rumah.

Jika kedua belah pihak sudah sepakat, selanjutnya anda harus membuat surat PPJB (Perjanjian Pengikatan Jual Beli). Surat ini bertujuan agar tidak terjadi permasalahan diantara kedua belah pihak di masa mendatang.

Itulah jenis-jenis sistem pembayaran rumah yang harus kamu ketahui. Semoga bermanfaat!