Generasi Milenial Bisa Berinvestasi Properti? Begini Caranya!

122
Generasi milenial bisa berinvestasi properti

Generasi Milenial Bisa Berinvestasi Properti? Begini Caranya! - Seperti yang kita tahu, kebanyakan pelaku bisnis properti adalah orang-orang yang sudah berumur 30 tahun keatas. Hal ini dikarenakan mereka sudah mapan secara finansial dan banyak faktor yang mendukung hal tersebut. Namun apakah generasi milenial bisa berinvestasi properti? Jawabannya bisa, namun tergantung pada persepsi diri mereka sendiri.

Apabila mereka mengganggap harga properti yang tinggi menjadi penyebab terhalangnya keinginan untuk berinvestasi properti, maka sudah pasti tidak bisa. Sebaliknya, jika mereka mengganggap harga properti yang tinggi sebagai peluang, maka investasi properti harus dilirik generasi milenial.

Memang betul, harga properti saat ini terus meningkat. Tidak hanya di kota-kota besar, harga properti di kota-kota penyangga lainnya juga terus naik tiap tahunnya. Meski membutuhkan dana yang tidak sedikit, namun investasi properti juga harus dicoba oleh generasi milenial.

Permasalahan yang sering dihadapi oleh generasi milenial pada saat pertama kali mencoba investasi properti tidak diragukan lagi adalah pembiayaan. Meski dengan biaya yang terbatas, generasi milenial tetap bisa berinvestasi properti loh. Penasaran bagaimana caranya? Yuk simak penjelasannya berikut ini.

Baca Juga : 

Begini cara agar generasi milenial bisa berinvestasi properti

Sisihkan penghasilan untuk menabung

Hal pertama yang bisa dilakukan generasi milenial agar bisa berinvestasi properti adalah mulai menabung sedini mungkin. Cobalah untuk menyisihkan sebagian penghasilan anda untuk ditabung. Dengan disipilin dalam menabung sedini mungkin, maka anda bisa mengumpulkan dana untuk membayar DP rumah untuk berinvestasi. Namun bijaklah dalam mengatur keuangan anda agar pembayaran cicilan KPR rumah perbulan dapat berjalan lancar.

Tidak memiliki hutang

Apabila generasi milenial berencana meminjam uang kepada bank untuk KPR rumah, maka pastikan agar anda terbebas dari segala jenis hutang. Seluruh catatan keuangan anda akan diperiksa mulai dari pinjaman cicilan hingga limit kartu kredit anda.

Pastikan riwayat pinjaman bersih

Perlu diketahui, bank selalu sangat selektif dalam menerima pengajuan kredit KPR rumah. Oleh karena itu, pastikan agar riwayat pinjaman anda bersih dan tidak berada di dalam daftar hitam BI (Bank Indonesia). Jika riwayat pinjaman anda buruk, sudah pasti pengajuan KPR rumah anda akan sangat kecil kemungkinannya untuk diterima pihak bank. Maka dari itu, penting untuk menjaga riwayat pinjaman tetap bersih dan membayar tagihan tepat waktu.

Cari penghasilan tambahan

Untuk membantu mengumpulkan dana yang dibutuhkan, tidak ada salahnya mencari penghasilan tambahan dengan kerja sambilan. Dengan begitu, uang yang dibutuhkan akan terkumpul lebih cepat dan juga pihak Bank dapat memberikan pinjaman uang lebih.

Itulah cara agar generasi milenial bisa berinvestasi properti. Semoga bermanfaat!