Mengapa Investasi Properti masih menjadi yang terbaik? | Metaproperty.co.id

Mengapa Investasi Properti masih menjadi yang terbaik?

92
Mengapa Investasi Properti masih menjadi yang terbaik?

Mengapa Investasi Properti masih menjadi yang terbaik? - Pada masa sekarang ini, semakin banyak jenis dan instrument investasi yang ditawarkan bagi semua orang mulai dari yang minim resiko hingga tinggi resikonya. Keberagaman ini memudahkan seseorang untuk menentukan investasi sesuai dengan kemampuan yang mereka miliki saat ini.

Salah satu investasi yang menjanjikan adalah investasi properti. Dilansir dari CNBC(04/10/19), ada sekitar 90 persen miliarder yang mendapatkan kekayaan dari investasi properti. Berikut beberapa alasan yang menjadikan pernyataan di atas benar :

  1. Dapat disewakan

Ini merupakan alasan pertama para investor atau seseorang dalam investasi properti, yakni bisa disewakan kembali. Salah satu orang yg berhasil sukses dari menyewakan properti miliknya adalah Founder The Corcoran Group, Barbara Corcoran.

  1. Penghasilan Jangka Panjang

Jika anda menginginkan penghasilan dalam jangka panjang, bukan dalam pengembalian cepat, investasi properti merupakan investasi terbaik.

“Taruhan terbaik adalah berinvestasi properti residensial yang akan menghasilkan pendapatan sewa sepanjang tahun. Tetapi pastikan bahwa anda memahami semua biaya hukum serta biaya tidak terduga” – ucap Pengusaha Bethenny Frankel.

  1. Aman dari Fluktuasi

Seperti yang kita ketahui bahwa setiap barang pakai akan mengalami naik turun harga atau lebih dikenal sebagai fluktuasi, namun berbeda dengan properti. Investasi Properti tidak rentan terhadap fluktuasi jangka pendek, seperti pasar saham.

  1. Kebutuhan tempat tinggal selalu meningkat

Populasi sekarang saat ini selalu bertambah seiring berjalannya waktu, oleh sebab itu kebutuhan akan perumahan atau tempat tinggal semakin meningkat dari tahun ke tahun. Ini menjadikan para investor semakin bersemangat untuk berinvestasi properti untuk dijadikan penghasilan jangka panjang.

 

Menarik bukan?